Praktik membuat sari buah mangga kelas XI APHP2
Praktik membuat sari buah mangga kelas XI APHP2 dengan guru pembimbing Ibu Sugiyarti, S.P.

Pengolahan buah mangga menjadi berbagai jenis olahan adalah salah satu cara untuk menyelamatkan hasil panen yang berlimpah pada saat panen raya di lingkungan SMK N 1 Kedawung Sragen, produk lebih awet dan jangkauan pemasarannya menjadi lebih luas dengan resiko kerusakan yang lebih kecil.

Sari buah mangga adalah produk minuman yang diperoleh/diperas secara mekanis dari buah mangga matang atau dari pengenceran konsentrat sari buah mangga, tanpa fermentasi, diawetkan dengan atau tanpa penambahan bahan tambahan pangan yang diijinkan. Pengolahan buah mangga menjadi sari buah mangga. Tahap awalnya dilakukan pemilihan buah mangga antara buah mangga yang tua, mangga yang masak dan tidak cacat. Tujuan dari tahap ini yaitu untuk mendapatkan hasil olahan produk yang baik. Selanjutnya buah mangga yang telah melewati pemilihan, dikupas dengan pisau stainless stell. Dengan tujuan untuk mengeluarkan kulit buah tersebut karena merupakan bagian terluar yang melindungi daging buah dari pengaruh kotoran, bakteri, dan lain sebagainya. Daging buah di cuci hingga bersih agar bebas dari kotoran . Selanjutnya daging buah mangga di potong-potong menjadi ukuran yang lebih kecil yang bertujuan untuk memudahkan dalam proses pemblenderan sehingga menghasilkan sari buah manga tersebut. Selanjutnya dibuat larutan gula dengan melarutkan gula pasir kedalam air mendidih. Penggunaan air panas untuk mempercepat proses pelarutan gula. Lalu sari buah mangga yang telah dihaluskan dimasak sampai mendidih, dengan ditambahkan larutan gula dan sedikit asam sitrat sampai mendidih dan kental. Tujuan penambahan asam sitrat yaitu sebagai pengatur rasa asam dan penambahan larutan gula berfungsi sebagai pemanis.

Kami memberi branded Sari Buah Mangga di SMK N 1 Kedawung Sragen ini dengan nama “SABUMA”.
